Ganjar Pranowo Siap Kembangkan Transportasi Massal

banner 468x60

Arusberita.id – Calon presiden dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo, menyatakan dirinya siap mengembangkan transportasi umum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta mengurangi kemacetan dan menjaga kelestarian lingkungan.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Semarang, Selasa (3/10), Ganjar menegaskan bahwa pengembangan transportasi umum atau massal menjadi salah satu program yang akan menjadi prioritasnya.

banner 336x280

“Dengan transportasi umum maka perpindahan orang semakin cepat. Terbayangkan tidak, dengan kereta cepat ini, orang bisa tetap tinggal di Bandung, tapi bekerja di Jakarta. Mereka bisa berpindah dengan cepat dan nyaman,” kata Ganjar di sela-sela menjajal Kereta Cepat Whoosh rute Jakarta-Bandung.

Menurut Ganjar, sudah banyak program transportasi umum yang baik yang telah dibangun Presiden Joko Widodo, sehingga dirinya akan meneruskan dan mengutilisasi agar memiliki nilai tambah pada kemakmuran masyarakat.

“Pak Jokowi itu kalau kata anak muda sekarang sudah ‘top-topan, gila-gilaan’ kalau soal infrastruktur termasuk transportasi umum, maka tugas kita harus meneruskan dan mengutilisasi agar ada manfaat dan nilai tambahnya untuk masyarakat,” jelas Ganjar.

Ganjar yang hendak berkegiatan di Bandung, sengaja memilih menaiki moda transportasi massal Kereta Cepat Whoosh yang baru diresmikan Presiden Joko Widodo itu.

Dia yang didampingi Dirut PT Kereta Api Cepat Indonesia China, Dwiyana Slamet Riyadi, pun menaiki Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh setelah sebelumnya menyusuri sejumlah gerbong dan melihat fasilitas yang ada di sana sambil menyapa para penumpang.

Energi Bersih

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Bina Nusantara (Binus) Malang, Frederik M. Gasa, mengatakan pernyataan Ganjar untuk mengembangkan tranportasi umum, sejalan dengan wacana pemerintahan Jokowi untuk kembali ke angkutan umum yang sejalan dengan tren global mengenai energi bersih dan keberlanjutan.

“Pernyataan Ganjar tentu berangkat dari fakta bahwa saat ini masyarakat Indonesia, terutama masyarakat yang tinggal di perkotaan, mengalami kesulitan dalam mengakses udara bersih oleh karena pencemaran udara yang melebihi batas kewajaran,” kata Frederik.

“Kembali ke transportasi umum tentu menjadi alternatif solusi yang cukup masuk akal saat ini untuk menekan tingginya tingkat pencemaran udara di wilayah perkotaan dan juga wilayah lain di Indonesia,” ungkap Frederik.

Namun demikian, butuh usaha ekstra untuk merealisasikannya. Peremajaan kendaraan-kendaran umum yang sudah usang, memperbanyak fasilitas-fasilitas penunjang lainnya yang memungkinkan orang nyaman dalam menggunakan kendaraan umum. Begitu pula integrasi dan konektivitas sistem transportasi serta menekan jumlah impor produksi kendaraan bermotor merupakan hal yang sudah harus dipikirkan mulai dari sekarang.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

91 komentar