3.000 Pengunjuk Rasa Datangi Rumah PM Israel, Berteriak Tuntut Pengunduran Diri Netanyahu

Internasional38 Dilihat
banner 468x60

Arusberita.id – Keluarga para sandera Israel yang ditahan di Gaza oleh Hamas pada Selasa (2/4/2024) mengecam Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netantahu sebagai pengkhianat.

Kemarahan mereka terhadap penanganan perang oleh Netanyahu meningkat dalam protes massal malam keempat berturut-turut tersebut.

banner 336x280

Ribuan orang berkumpul di depan parlemen Israel, dengan keluarga para sandera dan mantan Perdana Menteri Ehud Barak menyalahkan Netanyahu atas “bencana” 7 Oktober dan menuntut diadakannya pemilu.

“Anda adalah firaun, pembunuh anak sulung saya. Sebanyak 240 orang diculik di bawah pengawasan Anda. Ini adalah kesalahan Anda,” kata Einav Zangauker, yang putranya, Matan, menjadi salah satu dari 134 orang yang masih ditahan di Gaza.

Ia menyebut, Pemerintahan Netanyahu telah gagal mengantisipasi serangan Hamas pada 7 Oktober dengan segala cara.

“Dan sekarang Anda menjadi penghalang bagi kesepakatan pembebasan sandera,” ucapnya, sebagaimana dikutip dari AFP.

Keluarga para sandera sangat marah kepada Netanyahu, yang menurut mereka tidak benar-benar mendorong pembebasan mereka.

Mereka bersekutu dengan para pengunjuk rasa anti-pemerintah, yang berdemonstrasi selama sembilan bulan pada tahun lalu untuk menggagalkan reformasi yudisialnya yang kontroversial karena kekhawatiran mengancam demokrasi.

Pada demonstrasi hari Selasa di depan parlemen, beberapa keluarga menuduh pemimpin terlama di Israel itu mencoba menggunakan perang untuk memperpanjang kekuasaannya. Merav Svirsky, yang kehilangan kedua orangtuanya dalam serangan Hamas, dan saudara laki-lakinya kemudian dibunuh di Gaza, mengatakan Netanyahu tidak terburu-buru untuk membebaskan para sandera.

“Tugas dasar negara adalah memastikan kembalinya mereka yang diculik. Saya naif, saya tidak menyadari bahwa perdana menteri kami tidak tertarik untuk membawa mereka kembali karena pertimbangan politik,” katanya.

3.000 pengunjuk rasa datangi rumah Netanyahu Mantan perdana menteri Barak mengatakan jika Netanyahu melancarkan serangan darat ke Rafah, para sandera akan kembali dalam peti mati.

Dia menyerukan pemilihan umum yang cepat, dengan mengatakan “orang yang bertanggung jawab” atas bencana ini harus “disingkirkan dari kemudi”.

Zangauker mengatakan bahwa Netanyahu telah mencoba untuk menyalahkan keluarga para sandera karena melakukan protes ketika negara sedang berperang.

“Anda menyebut kami pengkhianat, padahal Anda lah yang pengkhianat, pengkhianat bagi rakyat Anda, pengkhianat bagi Negara Israel,” ucap dia.

Sekitar 3.000 pengunjuk rasa kemudian berbaris ke kediaman Netanyahu untuk meneriakkan slogan-slogan yang menuntut dia untuk mengundurkan diri, dan polisi mengatakan bahwa beberapa “perusuh” mencoba merobek-robek penghalang di luar. Petugas berkuda merangsek masuk ke dalam kerumunan untuk menghentikan mereka menerobos masuk.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 komentar

  1. you are in reality a good webmaster The website loading velocity is amazing It sort of feels that youre doing any distinctive trick Also The contents are masterwork you have done a fantastic job in this topic

  2. What i dont understood is in reality how youre now not really a lot more smartlyfavored than you might be now Youre very intelligent You understand therefore significantly in terms of this topic produced me personally believe it from a lot of numerous angles Its like women and men are not interested except it is one thing to accomplish with Woman gaga Your own stuffs outstanding Always care for it up

  3. I just could not depart your web site prior to suggesting that I really loved the usual info an individual supply in your visitors Is gonna be back regularly to check up on new posts