Arusberita.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Badan Pangan Nasional dan Pemerintah Daerah mendorong subsidi tarif angkutan kebutuhan pokok selama Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.
Hal ini dilakukan untuk menjaga ketersedian pasokan dan stabilitas harga pangan.
“Subsidi ongkos angkut khususnya dilakukan pada komoditas bawang merah dan cabai yang saat ini panennya masih sporadis disentra tertentu. Komoditas cabai saat ini mengalami tren penurunan harga di sejumlah pasar eceran seiring panen yang mulai berlangsung,” kata Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan dalam keterangan tertulis, Selasa (26/12/2023).
Lebih lanjut, Kemendag bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dan Polri untuk memastikan kelancaran distribusi bahan pokok.
Selain itu, Zulhas memastikan manajemen importasi tempat waktu dan tepat jumlah sesuai dengan komoditas.
“Kata kuncinya adalah kerja sama dan kolaborasi. Dengan bersinergi dengan pemangku kepentingan terkait, Pemerintah jamin harga dan pasokan bapok terkendali sehingga masyarakat dapat tersenyum,” katanya.
Selain itu, ia juga mendorong produsen minyak goreng untuk memenuhi kewajiban Domectik Market Obligation (DMO) dengan proporsi Minyakita sebesar 40 persen.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan kecukupan dan stabilitas harga minyak goreng di dalam negeri pada periode Natal 2023 dan tahun baru 2024.

good online mexican pharmacy