Peringkat Daya Saing Indonesia Naik ke Posisi 27 di Dunia, DPR Beri Catatan Ini

Nasional28142 Dilihat

Anggota Komisi VII DPR RI Marwan Jafar mengapresiasi peringkat daya saing Indonesia yang naik ke posisi 27 versi IMD. Meski begitu, ada sejumlah catatan sektor investasi yang menurut dia perlu diperbaiki.

Diketahui, peringkat daya saing Indonesia naik dari posisi 34 pada 2023. Di kawasan Asia Tenggara, Indonesia berada di bawah Singapura dan Thailand. Marwan menilai, torehan itu cukup baik untuk Indonesia.

“Peringkat di bawah Thailand dan Singapura ya bagus,” ujar Marwan kepada Liputan6.com, Kamis (20/6/2024).

Dia mengatakan, prestasi itu diikuti dengan beberapa catatan. Pada konteks investasi, ada beberapa langkah yang dinilai belum konkret. Misalnya, rencana investasi yang masih sebatas komitmen dan belum terealisasi secara langsung.

“Bahwa yang harus dipahami sepanjang yang saya tahu investasi ini belum terlalu konkret, artinya masih pada level gentlement agreement. Belum pada level aplikasi di lapangan,” ucapnya.

“Mungkin iklimnya yang jadi menarik tetapi realisasinya belum, semuanya masih pada level gentlement agremeent,” imbuh Marwan.

Dia menuturkan, Indonesia harus melakukan ekspansi secara aktif untuk menarik investasi. Maka, diperlukan pada duta besar Indonesia di seluruh dunia itu tidak hanya melakukan diplomasi politik tapi juga ekonomi. “Termausk mengampanyekan bahwa iklim investasi di Indonesia itu kondusif,” tegasnya.

Lima Catatan

Marwan memberikan sedikitnya 5 catatan bagi perbaikan iklim investasi di Indonesia. Tujuannya tak lain untuk memperkuat posisi Indonesia di kancah global.

Pertama, memperbaiki regulasi. Utamanya, mengubah proses yang berbelit menjadi tidak terlalu sulit dan birokratis. Kedua, stabilitas keamanan nasional. Didalamnya adalah stabilitas politik itu juga harus diperkuat. Menurut dia, saat ini kondisi tersebut masih dalam kategori stabil.

“Ketiga, mengurangi KKN. KKN ini menjadi sorotan internasional dan saya kira harus menjadi titik utmaa perhatian pemerintah supaya investasi dari luar masuk,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1,446 komentar