Pesan Jokowi soal Pemilu 2024: Bagi yang Kalah, bila Tak Membantu, Jangan Mengganggu

Berita Utama, Pemilu20143 Dilihat

Arusberita.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan pesan kepada para pihak yang nantinya bertarung dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Kepala Negara mengatakan dalam berkompetisi pastinya terdapat pihak yang menang dan kalah. Ia pun berpesan kepada pemenang pemilu agar mengajak yang kalah untuk membantu dalam pemerintahan.

Sebaliknya, Pesan yang disampaikan Presiden Jokowi untuk Pemilu 2024 yaitu, jika pihak yang kalah tidak mau membantu, setidaknya jangan mengganggu.

Pernyataan ini disampaikan mantan gubernur DKI Jakarta itu saat memberikan sambutan pada peresmian pembukaan Rakernas Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (19/8/2023).

“Karena pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Sebaiknya yang menang ajak yang kalah untuk bantu,” kata Jokowi.

“Dan (bagi yang kalah), bila tak membantu, sebisa mungkin jangan mengganggu. Setuju bapak ibu?” sambungnya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Indonesia itu menegaskan pentingnya persatuan dan kekompakan, terlebih di tahun politik seperti saat ini.

“Persatuan, kekompakan saat ini sangat penting sekali,” ujarnya.

“Dan bersatu itu bukan hanya sekedar tidak bertengkar, tapi lebih dari itu.”

Bersatu yang dimaksud, kata dia, yakni mampu bergerak dan bersinergi bersama dalam meraih visi Indonesia maju yang dicita-citakan.

“Saya berkali-kali menyampaikan bahwa negara kita ini memiliki potensi yang sangat besar, bisa dengan potensi ini kita masuk dalam 5 besar ekonomi terkuat di dunia, tapi memang tantangannya tidak mudah,” jelasnya.

“Dan itu peluangnya hanya berada pada kurun 13 tahun ke depan ini, sehingga pemimpin ke depan ini sangat menentukan negara ini bisa melompat maju atau tidak,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu, Jokowi juga turut menyinggung situasi politik menjelang Pemilu 2024. Ia melihat panasnya situasi politik justru terjadi antarkawan sendiri.

“Bahwa situasi di tahun politik ini sudah mulai hangat-hangat kuku. Dan sudah mulai cenderung menghangat agak memanas tapi belum panas,” kata Jokowi.

“Dan repotnya yang sudah panas itu justru antarkawan sendiri, sudah mulai saling panas memanasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Jokowi mengatakan saling berkompetisi di tahun poltik diperbolehkan asalkan tidak berujung saling sikut-menyikut, terlebih antarkawan.

“Walaupun kita berkompetisi dalam tahun politik, kawan adalah kawan. Kalau racing atau balapan boleh-boleh saja tapi jangan sikut-sikutan apalagi tendang-tendangan,” ujarnya.

“Kita ini saudara bangsa dan tanah air, jangan dilupakan itu. Agar setelah balapan, setelah racing, kita bisa berkawan kembali, bersatu kembali,” kata dia menegaskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

572 komentar

  1. Almost all mixtures are feasible, if you favor a different overall body variety together with your lover, be sure to Speak to us. Each deal with could be coupled with each and every system sort.

  2. ラブドール えろWe were each handed a bracelet—Rose Quartz for me to signify our “unconditional love” and Tiger’s Eye for him to honor the “stability and strength of our bond”and told to hold it in our hands while making three wishes for our relationship.Which sounds pretty nutty,

  3. ラブドール セックスYounger childrenunder seven years old might not need to know about the specificities of the violence but might instead benefit from discussing that sometimes people do bad things for reasons that are often incomprehensible.Tweens and teensover 11 years old are often wiser beyond their years and have insights comparable to adults.