Beranda / Berita Utama / Nasional / SPALDT Bambu Kuning Pekanbaru Layani 11.000 Sambungan Rumah

SPALDT Bambu Kuning Pekanbaru Layani 11.000 Sambungan Rumah

SPALDT Bambu Kuning Pekanbaru Layani 11.000 Sambungan Rumah

Arusberita.id – Sekarang Pekanbaru memiliki Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALDT) untuk mengolah air limbah  “  Presiden Joko Widodo yang meresmikan SPALDT Bambu Kuning. Kota Pekanbaru, Jumat (31/5/24).

Dirjen Cipta Karya Diana Kusumastuti menerangkan bahwa pembangunan SPALDT  dalam rangka Metropolitan Sanitation Management Investment Project (MSMIP). Proyek itu diharapkan bisa menangani 11.000 sambungan rumah (SR).​

Program SPALDT bekerja sama dengan Asian Development Bank (ADB) dan pemda dengan prioritas skala perkotaan. “Peresmian SPALDT Pekanbaru ini sudah lama kita harapkan, pekerjaannya selesai secara tuntas di akhir 2023 kemarin,” ujarnya

Kementerian PUPR berharap selanjutnya pemda dapat menindaklanjuti pemanfaatan instalasi SPALDT seoptimal mungkin. “Masih banyak upaya yang harus kita lakukan untuk memenuhi target sambungan rumah, agar SPALDT ini bisa bekerja optimal,” ujarnya.

“Mudah-mudahan bisa segera dipercepat, nanti kita akan dorong pemda juga dengan Inpres air minum. Sehingga bisa mengoptimalkan infrastruktur yang telah terbangun di Pekanbaru,” kata Diana menambahkan.

Sebeluumnya Presiden Jokowi mengatakan, SPALDT dibangun untuk menjaga lingkungan air, menjaga kualitas air tanah dan air baku yang  dimiliki.  SPALDT mulai dikerjakan di tahun 2020 dengan biaya  tidak sedikit, Rp902 miliar, sebagian dibiayai ADB, APBN dan APBD.

“Semuanya ikut bergerak sehingga apa yg kita inginkan bisa selesai, SPALDT Bambu Kuning  memiliki kapasitas 8.000 m3/ hari. Dengan jaringan perpipaan rumah tangga mencapai 11.000 SR sangat baik sehingga kualitas air baku  bisa dikelola dengan baik.”

Presiden Jokowi juga berpesan terkait pengelolaan sistem ini agar dirawat dengan baik sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. “Saya minta agar infrastruktur pengelolaan air limbah ini betul-betul dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas pelayanan air di Pekanbaru”.

Tag:

12 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *