Publik marah desak polisi tangkap Rocky Gerung pasca hina Presiden Jokowi sebagai bajingan tolol.
Publik desak polisi tangkap Rocky Gerung. Mereka marah setelah hina presiden di acara Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB) di Bekasi (29/7).
Seruan “Tangkap Rocky Gerung,” disuarakan publik yang marah di jagat maya (31/7). Agar polisi segera bungkam mulut kotor gelandangan politik.
Dalam orasi persiapan aksi akbar tanggal 10 Agustus 2023, Rocky Gerung mengaku cari perkara dengan presiden.
“Kita harus cari perkara dengan presiden. Agar kita bisa perkarakan kebijakan Jokowi selama berkuasa,” ungkap Rocky Gerung.
Ia ajak para buruh untuk melakukan hal yang sama, “Ayo kita cari gara-gara,” kata Rocky Gerung, kita buat Jakarta macet pada tanggal 10 Agustus nanti.
“Lebih baik macet di jalan daripada macet di otak,” kata Rocky, setelah sebut Presiden Jokowi adalah bajiangn tolol dan pengecut.
Makin gila, Rocky Gerung hina Presiden Jokowi bajingan tolol dan pengecut dalam sebuah orasi di acara persiapan aksi akbar 10 Agustus 2023.
Gila, Rocky Gerung lantang hina Jokowi bajingan tolol. Bikin darah bergolak. Diunggah live di Channel Bang Edy (30/7).
Hina Jokowi bajingan tolol dan pengecut, Rocky Gerung mengaku ingin buat rusuh, “Kita buat gara-gara sebelum 10 Agustus 2023,” ujarnya.
Hinaan keji Rocky Gerung pada Kepala Negara sebenarnya bagian dari strategi memancing reaksi aparat.
Rocky berharap aparat bersikap reaktif lalu menangkap dirinya. Disampaikan di Bekasi, 29 Juli 2023.
Sehingga rencana aksi 10 Agustus 2023 memiliki momentun menggalang solidaritas peserta aksi lebih banyak.
Menurut Rocky, “Semua diskusi dan pertemuan bahas kondisi bangsa, percuma. Sudah saatnya kita buat gara-gara,” ungkapnya umbar provokasi.
“Kita harus cari perkara dengan Presiden Jokowi,” tegas Rocky Gerung makin gila, dihadapan Aliansi Aksi Sejuta Buruh (AASB).
Karena dengan cari perkara dengan Jokowi, kata Rocky, “Maka kita dapat kembali persoalkan seluruh kebijakan Jokowi selama berkuasa,” ungkapnya.
Rekam jejak Rocky Gerung gila hina Jokowi, sudah dilakukan berulang kali.
Aparat bertindak pasif, seakan enggan dituding bungkam kebebasan berbicara. Tapi publik, kelakuan Rocky Gerung pancing emosi rakyat.
Untuk kesekian kali, Rocky hina Jokowi, “Dia bajingan tolol dan pengecut,” ucapnya ringan cari perkara. Karena dia yakin, tak ada aparat yang berani menyentuhnya.

Tinggalkan Balasan