Tag: Sembako

  • Pemerintah Telah Salurkan Rp 22,5 Triliun Bansos Sembako

    Pemerintah Telah Salurkan Rp 22,5 Triliun Bansos Sembako

    Arusberita.id – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyalurkan anggaran sebesar Rp 22,5 triliun untuk program bantuan sosial (bansos) sembako hingga 6 Juni 2024.

    Realisasi bansos sembako tersebut telah diberikan kepada 18,8 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

    “Program sembako merupakan salah satu bantuan sosial untuk meningkatkan ketahanan pangan di tingkat keluarga penerima manfaat (KPM) sekaligus sebagai mekanisme perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan,” dikutip dari instagram @ditjenperbendaharaan, Selasa (19/6).

    Kemenkeu menyebut, meski namanya bansos sembako, masyarakat tetap bisa mendapatkan dalam bentuk uang sebesar Rp 200.000 per bulan dan dibagikan dua bulan sekali sehingga dalam satu tahun ada enam tahap penyaluran dan KPM akan menerima Rp 400.000 dalam sekali pencairan.

    Lewat program ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan, sebagai bentuk penanggulangan kemiskinan serta pelaksanaan tanggung jawab pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pangan, serta mendorong penyediaan gizi yang lebih seimbang.

  • Bapanas Tegaskan Tak Ada Wacana Naikkan HET Beras

    Bapanas Tegaskan Tak Ada Wacana Naikkan HET Beras

    Arusberita.id – Jelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, pemerintah memastikan stabilitas ketersediaan pangan di seluruh wilayah Indonesia. Direktur Distribusi dan Cadangan Makanan, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Rachmi Widiriani mengatakan, semua pihak siap mendukung ketersediaan pangan.

    Lebih lanjut Rachmi menegaskan bahwa tidak ada wacana untuk menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras. Hal tersebut dikarenakan situasi yang terjadi saat ini merupakan anomali.

    “Jika HET dinaikkan, akan ada kemungkinan harga beras tidak akan bisa turun lagi,” kata Rachmi dalam Dialog Forum Merdeka Barat 9 (FMB9) yang digelar daring, Senin (4/3/2024). Rachmi juga membeberkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan, produksi beras nasional terkontraksi delapan bulan terakhir.

    Untuk mengatasi situasi itu, pemerintah telah mengimpor beras sejak tahun lalu.  Pemerintah juga telah menyiapkan cadangan pangan untuk intervensi sesuai dengan Perpres 125 Tahun 2022.

    “Sebagai bagian dari upaya stabilisasi, pemerintah juga memberikan bantuan pangan sebesar 10 kg per Keluarga Penerima Manfaat (KPM), kepada 22 juta penerima. Langkah ini berdampak pada penahanan laju inflasi, dengan 22 juta KPM tidak perlu bersaing di pasar untuk mendapatkan beras,” ujar Rachmi.

    Rachmi menambahkan, strategi lain yang diambil adalah menyiapkan waduk dan embung sebagai cadangan air. Serta mengantisipasi kemungkinan El Nino dengan menambahkan beras dari luar negeri.

    Pemerintah juga akan mengoptimalkan lahan di sekitar waduk untuk budidaya. Menjelang Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, pemerintah juga menghimbau masyarakat untuk belanja bijak dan menghindari food waste.

    Dikatakan, bantuan pangan akan terus diserahkan ke KPM sampai Juni 2024. Kemudian dalam waktu dekat, bantuan untuk keluarga risiko stunting dengan ayam 1 kg dan telur 10 butir.